TUGAS METODOLOGI PENELITIAN
PROPOSAL KERJA PRAKTIK
SISTEM PENGAMATAN KOMPUTER CLIENT
MENGGUNAKAN NET SUPPORT SCHOOL
DI LABORATORIUM KOMPUTER SMP NEGERI 1 MUNGKID
Disusun Oleh:
IQMAL MISRANI
07.0511.0046
PROGRAM STUDI D3 TEKNISI DAPODIK
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAGELANG
2008
A. Ringkasan
1. Judul Penelitian
Sistem Pengamatan Komputer Client menggunakan Net Support School di Laboratorium Komputer SMP Negeri 1 Mungkid
2. Bidang Penelitian
Teknik Informatika
3. Nama Pengusul
Nama : Iqmal Misrani
NPM : 07.0511.0046
4. Ikhtisar Penelitian
Seiring berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi, jaringan komputer sangat dibutuhkan dalam berbagai bidang. Seperti di sekolah, jaringan komputer digunakan untuk mempermudah dan membantu pembelajaran TIK. Oleh karena itu dibutuhkan suatu system remote dan pengendali komputer client sehingga pembelajaran lebih efektif, lebih efisien dan terkontrol dengan baik. Selain itu, pembelajaran akan lebih mudah dan terkendali sehingga akan membantu kemajuan proses pembelajaran siswa.
5. Tempat Penelitian
Lokasi : SMP Negeri 1 Mungkid
Jalan Raya Blabak – Magelang (0293) 782139
Mungkid 56551
Laboratorium : Laboratorium Komputer SMP Negeri 1 Mungkid
6. Waktu
Penelitian dilakukan selama dua bulan.
B. Pendahuluan
Local Area Network (LAN) merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung atau kampus yang berukuran sampai dengan beberapa kilometer.
LAN sering kali digunakan untuk menghubungkan komputer – komputer pribadi dan workstation dalam kantor, perusahaan, instansi sekolah atau pabrik – pabrik untuk pemakaian resource secara bersama ( misalnya, printer, scanner ) dan saling bertukar data maupun informasi. LAN dapat dibedakan dari jenis jaringannya berdasarkan tiga karateristik: ukuran, teknologi transmisi, dan topologinya.
Menurut topologinya, jaringan LAN di SMP Negeri 1 Mungkid termasuk dalam topologi star atau bintang. Yaitu semua komputer terhubung langsung ke server menggunakan HUB, dengan adanya kabel tersendiri untuk setiap workstation ke server maka lebar jalur komunikasi dalam kabel akan semakin lebar sehingga akan meningkatkan unjuk kerja jaringan secara keseluruhan.
Dengan berkembangnya teknologi jaringan LAN di SMP Negeri 1 Mungkid yaitu dengan bertambahnya jumlah client yang terhubung terutama komputer client yang digunakan untuk pembelajaran TIK, maka dibutuhkan suatu sistem pengamatan (remote) untuk mengatur dan memantau kegiatan yang dilakukan oleh siswa.
Dalam pembelajaran praktik TIK saat ini kegiatan siswa tidak dapat terpantau secara menyeluruh, selain itu ada beberapa siswa yang membuka program selain yang diajarkan. Apalagi dalam lingkup sekolah, ketertiban pemakaian komputer oleh siswa menjadi hal yang sangat penting, mengingat banyak penyalahgunaan pemakaian komputer oleh para siswa terutama saat ber-internet. Selain itu, selama proses pembelajaran dibutuhkan LCD Proyektor untuk menampilkan server dan guru masih harus mendatangi siswa yang belum jelas dan menjelaskannya di komputer masing – masing siswa.
Hal yang diharapkan yaitu selama pembelajaran, kegiatan siswa dapat terpantau semua sehingga siswa yang tidak mengerjakan latihan maupun yang tidak sesuai dengan yang diajarkan dapat diketahui. Guru tidak perlu LCD Proyektor untuk menjelaskan secara klasikal dan guru dapat menjelaskan kepada siswa secara langsung melalui komputer server.
Dengan menggunakan Net Support School sebagai remote diharapkan dapat mengatur dan memantau pemakaian komputer dari hal – hal negatif yang sering dilakukan oleh siswa. Kelebihan dari Net Support School adalah mudahnya penggunaan dan tingkat keamanan yang baik.
C. Perumusan Masalah
Perumusan masalah yang diambil adalah:
1. Bagaimana konfigurasi LAN Laboratorium Komputer SMP Negeri 1 Mungkid?
2. Bagaimana cara instalasi dan konfigurasi Net Support School sebagai remote control dalam jaringan LAN di Laboratorium Komputer SMP Negeri 1 Mungkid?
3. Dapatkah Net Support School sebagai media untuk mengendalikan kegiatan siswa dalam pembelajaran praktik TIK di SMP Negeri 1 Mungkid?
D. Tujuan Penilitian
Tujuan yang ingin dicapai melalui kerja praktik ini adalah:
1. Mengetahui cara pengamatan komputer client dengan remote control menggunakan Net Support School.
2. Mengamati hardware dan software yang mendukung kelancaran aktifitas pembelajaran.
3. Mengendalikan dan memantau kegiatan pembelajaran TIK dan memudahkan guru dalam mengajar.
4. Memberikan solusi permasalahan yang ada guna meningkatkan efektifitas dan efisiensi pembelajaran
E. Manfaat Penelitian
Manfaat yang diharapkan daam penelitian ini adalah:
1. Dapat memudahkan bagi siswa dan guru pengajar dalam proses belajar mengajar sehingga memperoleh hasil yang optimal.
2. Memudahkan pengamatan (remote) terhadap kegiatan siswa selama praktik TIK.
3. Dapat menyajikan bahan ajar yang menarik, efektif, dan efisien dengan menggunakan sistem komputerisasi.
F. Asumsi – asumsi
Asumsi -asumsi yang digunakan dalam penelitian ini adalah:
1. Penggunaan Net Support School sebagai sistem pengamatan.
2. Guru akan lebih mudah dalam menerangkan dan siswa lebih mudah dalam kegiatan pembelajaran komputer.
3. Dengan menggunakan Net Support School pembelajaran komputer lebih terkendali dan terpantau dengan baik.
G. Studi Pustaka
1. Penelitian Relevan
a. Penelitian pembelajaran e-learning menggunakan software Net Support School yang dilakukan oleh Andi Afifuddin guru MTs.Tholabuddin – Masin, Batang tahun 2007 dengan judul Penggunaan Metode E-Learning Dalam Proses Belajar Mengajar Di Sekolah Pada Mata Pelajaran TIK Tingkat SMP yang di dalamnya terdapat pernyataan NSS digunakan untuk memantau komputer client dan untuk menampilkan kegiatan server yaitu perintah show di monitor client, sehingga memudahkan siswa menerima penjabaran dari guru.
b. Makalah Pembelajaran E-Learning yang disusun oleh Puspa guru SMP Negeri 5 Bogor tahun 2008, yang didalamnya terdapat pernyataan saat ini model pembelajaran yang mengandalkan teori saja tidak cukup, dengan menggunakan Net Support School guru bisa meremote komputer client dan menerangkan pelajaran melaui komputer server.
c. Penelitian kerja praktik yang dilakukan oleh Irisianto Wachid, mahasiswa jurusan Teknik Informatika Universitas Pembangunan Nasional ”Veteran” Jawa Timur tahun 2008 dengan judul Membangun Jaringan Komputer Pada Universitas yang didalamnya terdapat pernyataan bahwa jaringan komputer sangat diperlukan dalam proses pembelajaran dan pelayanan mahasiswa maupun dosen.
2. Network ( jaringan )
Yang dimaksud dengan jaringan komputer adalah jika ada beberapa komputer yang saling berhubungan satu sama lain dan dapat menggunakan perangkat lain secara bersamaan (Bunafit Nugroho, 2005)
3. Jaringan komputer
Jaringan komputer adalah sebuah kumpulan komputer, printer dan peralatan lainnya yang terhubung. Informasi dan data bergerak melalui kabel-kabel sehingga memungkinkan pengguna jaringan komputer dapat saling bertukar dokumen dan data, mencetak pada printer yang sama dan bersama sama menggunakan hardware / software yang terhubung dengan jaringan. Tiap komputer, printer atau periferal yang terhubung dengan jaringan disebut node. Sebuah jaringan komputer dapat memiliki dua, puluhan, ribuan atau bahkan jutaan node.
Sebuah jaringan biasanya terdiri dari 2 atau lebih komputer yang saling berhubungan diantara satu dengan yang lain, dan saling berbagi sumber daya misalnya CDROM, Printer, pertukaran file, atau memungkinkan untuk saling berkomunikasi secara elektronik. Komputer yang terhubung tersebut, dimungkinkan berhubungan dengan media kabel, saluran telepon, gelombang radio, satelit, atau sinar infra merah.
4. Topologi Jaringan Komputer
a. Topologi Mesh
Topologi jaringan ini menerapkan hubungan antar sentral secara penuh. Jumlah saluran harus disediakan untuk membentuk jaringan Mesh adalah jumlah sentral dikurangi 1 (n-1, n = jumlah sentral). Tingkat kerumitan jaringan sebanding dengan meningkatnya jumlah sentral yang terpasang. Dengan demikian disamping kurang ekonomis juga relatif mahal dalam pengoperasiannya.
b. Topologi Star ( Bintang )
Pada topologi Star masing masing workstation dihubungkan secara langsung ke server atau HUB. Keunggulan dari topologi tipe Star ini adalah dengan adanya kabel tersendiri untuk setiap workstation ke server maka bandwidth atau lebar jalur komunikasi dalam kabel akan semakin lebar sehingga akan meningkatkan unjuk kerja jaringan secara keseluruhan. Dan juga bila terdapat gangguan di suatu jalur kabel maka gangguan hanya akan terjadi dalam komunikasi antar workstation yang bersangkutan dengan server, jaringan secara keseluruhan tidak mengalami gangguan. Kelemahan topologi Star ini adalah kebutuhan kabel yang lebih besar dibandingkan dengan topologi lainnya.
c. Topologi Bus
Pada topologi ini semua sentral dihubungkan secara langsung pada medium transmisi dengan konfigurasi yang disebut Bus. Transmisi sinyal dari suatu sentral tidak dialirkan secara bersamaan dalam dua arah. Hal ini berbeda sekali dengan yang terjadi pada topologi jaringan mesh atau bintang, yang pada kedua sistem tersebut dapat dilakukan komunikasi atau interkoneksi antar sentral secara bersamaan. topologi jaringan bus tidak umum digunakan untuk interkoneksi antar sentral, tetapi biasanya digunakan pada sistem jaringan komputer.
d. Topologi Tree ( Pohon )
Topologi jaringan ini disebut juga sebagai topologi jaringan bertingkat. Topologi ini biasanya digunakan untuk interkoneksi antar sentral dengan hirarki yang berbeda. Untuk hirarki yang lebih rendah digambarkan pada lokasi yang rendah dan semakin keatas mempunyai hirarki semakin tinggi. Topologi jaringan jenis ini cocok digunakan pada sistem jaringan komputer.
e. Topologi Ring ( Cincin )
Untuk membentuk jaringan cincin, setiap sentral harus dihubungkan seri satu dengan yang lain dan hubungan ini akan membentuk loop tertutup. Dalam sistem ini setiap sentral harus dirancang agar dapat berinteraksi dengan sentral yang berdekatan maupun berjauhan. Dengan demikian kemampuan melakukan switching ke berbagai arah sentral. Keuntungan dari topologi jaringan ini antara lain : tingkat kerumitan jaringan rendah (sederhana), juga bila ada gangguan atau kerusakan pada suatu sentral maka aliran trafik dapat dilewatkan pada arah lain dalam system.
5. LAN ( Local Area Network )
LAN dapat definisikan sebagai network atau jaringan sejumlah sistem komputer yang lokasinya terbatas di dalam satu gedung, satu kompleks gedung atau suatu kampus dan tidak menggunakan media fasilitas komunikasi umum seperti telepon, melainkan pemilik dan pengelola media komunikasinya adalah pemilik LAN itu sendiri.
Dari definisi di atas dapat kita ketahui bahwa sebuah LAN dibatasi oleh lokasi secara fisik. Adapun penggunaan LAN itu sendiri mengakibatkan semua komputer yang terhubung dalam jaringan dapat bertukar data atau dengan kata lain berhubungan. Kerjasama ini semakin berkembang dari hanya pertukaran data hingga penggunaan peralatan secara bersama.LAN yang umumnya menggunakan hub, akan mengikuti prinsip kerja hub itu sendiri. Dalam hal ini adalah bahwa hub tidak memiliki pengetahuan tentang alamat tujuan sehingga penyampaian data secara broadcast, dan juga karena hub hanya memiliki satu domain collision sehingga bila salah satu port sibuk maka port-port yang lain harus menunggu.
6. NIC ( Network Interface Card )
Kartu Jaringan (NIC) merupakan perangkat yang menyediakan media untuk menghubungkan antara komputer, kebanyakan kartu jaringan adalah kartu internal, yaitu kartu jaringan yang di pasang pada slot ekspansi di dalam komputer. Beberapa komputer seperti komputer MAC, menggunakan sebuah kotak khusus yang ditancapkan ke port serial atau SCSI port komputernya. Pada computer notebook ada slot untuk kartu jaringan yang biasa disebut PCMCIA slot. Kartu jaringan yang banyak terpakai saat ini adalah : kartu jaringan Ethernet, LocalTalk konektor, dan kartu jaringan Token Ring. Yang saat ini populer digunakan adalah Ethernet.
7. HUB
Hub adalah sebuah perangkat yang menyatukan kabel-kabel network dari tiap-tiap workstation, server atau perangkat lain. Dalam topologi bintang, kabel twisted pair ( UTP ) datang dari sebuah workstation masuk kedalam hub. Hub mempunyai banyak slot concentrator yang mana dapat dipasang menurut nomor port dari card yang dituju. Ciri-ciri yang dimiliki Hub adalah :
a. Biasanya terdiri dari 8, 12, atau 24 port RJ-45
b. Digunakan pada topologi Bintang / Star
c. Biasanya di jual dengan aplikasi khusus yaitu aplikasi yang mengatur manjemen port tersebut.
d. Biasanya di pasang pada rak khusus, yang didalamnya ada Bridges, router.
8. Server
Perangkat keras (hardware) yang berfungsi untuk melayani jaringan dan workstation yang terhubung pada jaringan tersebut.pada umumnya sumber daya (resources) seperti printer, disk, dan sebagainya yang hendak digunakan secara bersama oleh para pemakai di workstation berada dan bekerja pada server. Berdasarkan jenis pelayanannya dikenal disk server, file server, print server, dan suatu server juga dapat mempunyai beberapa fungsi pelayanan sekaligus.
9. Client
Sebuah komputer disebut host atau client jika dalam satu sistem jaringan komputer bertindak sebagai node atau komputer yang selalu melakukan permintaan data maupun sumber daya lain kepada komputer server.
10. Net Support School ( NSS )
Software ini dibuat untuk memudahkan para pengajar di sekolah dalam hal pemberian tutorial pembelajaran yang praktis.
Net Support School merupakan software jaringan yang bekerja pada satu local area network yang berfungsi untuk melakukan monitoring terhadap client, mengontrol tindakan client, mengirim pesan kepada client, menampilkan tampilan server pada client ( show ) serta dapat juga untuk test secara online data. Software ini sangat berguna di sebuah sekolah karena selain dapat mengetahui apa saja yang dilakukan oleh siswa tanpa harus keliling ruangan juga dapat digunakan untuk menghidupkan atau mematikan komputer client dari komputer server sehingga menghemat energi.
Software ini mengizinkan para pengajar untuk memberikan pelajarannya secara terorganisir dan terkontrol. Misalnya dalam aplikasi Internet, pengajar dapat melakukan blok koneksi ke internet. Tak hanya itu saja, tampilan software ini user friendly, sehingga menambah kenyamanan bagi user yang sudah terbiasa dengan sistem operasi Windows. Untuk komunikasi, tool ini juga menyediakan fasilitas message dan chat sehingga pengajar dan siswa dapat melakukan tanya jawab saat pelajaran maupun sudah di luar jam pelajaran.
H. Metodologi Penelitian
1. Studi Pendahuluan
Studi pendahuluan dilakukan untuk mendapatkan masukan – masukan terhadap masalah yang akan diteliti. Studi pendahuluan dilakukan sebagai awal dalam mengamati suatu objek penelitian yang akan dibuat guna mengetahui tentang objek yang diteliti..
2. Studi literatur
Studi literatur dilakukan guna mencari dan mengetahui teori-teori mengenai objek penelitian secara umum dan prosedur – prosedur penulisan penelitian sehingga mendukung pelaksanaan penelitian.
3. Studi Lapangan
Studi lapangan dilakukan dengan cara penelitian langsung terhadap objek serta untuk mendapatkan data-data yang diperlukan dalam penelitian. Observasi perlu dilakukan untuk mendapatkan data yang akurat yang nantinya akan sangat berpengaruh terhadap hasil dari penelitian yang telah dilakukan.
4. Perumusan Masalah
Dengan adanya masalah-masalah yang telah dirumuskan diharapkan penelitian yang dibuat tidak menyimpang dari tujuan yang hendak dicapai. Perumusan masalah yang diambil adalah tentang system remote computer client menggunakan NSS di Laboratorium Komputer SMP Negeri 1 Mungkid.
5. Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian merupakan hasil yang hendak dicapai dari penelitian yang dilakukan berdasarkan permasalahan yang diambil. Adapun tujuan yang ingin dicapai adalah system remote computer client yang bertujuan mempermudah pembelajaran yaitu pembelajaran yang terorganisir dan terkontrol.
6. Pengumpulan Data
Data data yang diperoleh berupa data primer dan data sekunder. Data primer adalah data yang diperoleh langsung dari sumbernya, diamati dan dicatat untuk pertama kalinya. Data sekunder yaitu data yang bukan diusahakan sendiri oleh peneliti. Data-data tersebut diperoleh dari buku atau sumber yang sudah tersedia.
7. Pengolahan Data
Dari data data yang terkumpul kemudian diolah. Dari data tersebut kemudian dilakukan konfigurasi Net Support School untuk mengamati pebelajaran TIK di SMP Negeri 1 mungkid.
8. Analisis
Hasil dari pengolahan data-data tersebut adalah mengorganisir system pembelajaran computer sehingga pembelajaran lebih efektif dan terkontrol.
9. Pengujian
Berdasarkan konfigurasi yang telah dilakukan, dilakukan pengujian terhadap jaringan Lan yang telah dikonfigurasi. Kemudian apakah NSS sudah dapat berjalan baik dalam jaringan tersebut.
10. Pengembangan
Melakukan pengembangan dari system yang sesuai dan telah diuji.
11. Kesimpulan
Dengan melihat hasil penelitan yang dilakukan maka dapat dibuat kesimpulan. Sistem remote yang berfungsi untuk mengamati aktifitas siswa dalam mengoperasikan computer.
I. Daftar Pustaka
Arifin, Zaenal. 2004. Dasar Teknik Instalasi Jaringan Komputer. Yogyakarta: Andi
Nugroho, Bunafit. 2005. Instalasi dan Konfigurasi Jaringan Windows dan Linux. Yogyakarta: Andi
Ardiyansah, Dian. 2004. Teknologi Jaringan Komputer. Jakarta: Ilmu Komputer.
http://cecep-suradi.blogspot.com/2006/07/netsupport-school-8-mengatur-jaringan.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Topologi_jaringan
J. Jadwal Penelitian
K. Usulan Dosen Pembimbing
Pembibing I : Ir. Moehammad Aman, MT
Pembibing II : Purwono Hendradi, M.Kom
L. Pengesahan
Mengetahui,
Program Studi Teknik Informatika
Ketua,
Nuryanto, ST, M.Kom
NIS.987008138
Pengusul
Iqmal Misrani
NPM. 07.0511.0046
Komentar Terakhir